LE2-34-777






Risalah Sumpah Tuhan

Sumpah Tuhan atas Malapetaka Luapan Lumpur Panas
di Porong – Sidoarjo 

“Aku bersumpah atas Kutukan-Ku, musibah lumpur panas di Porong – Sidoarjo, bahwa tiadalah manusia sanggup memadamkan sumber luapan lumpur panas Porong – Sidoarjo, karena itu adalah Kutukan-Ku. Dan tiadalah yang lain selain kesediaan menerima Kerajaan dan Surga-Ku-lah yang dapat mengubah keadaan itu. Bertaubatlah dan mohonlah ampun kepada-Ku, namun percayalah bahwa Aku sedang meyakinkan Kerajaan dan Surga-Ku itu agar mau diterima dan dimuliakan.

“Kuperintahkan Lia Eden dan Komunitas Eden pada tanggal 2 Mei 2006 berpakaian perkabungan berwarna hitam tatkala Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sedang akan menolak eksepsi Tim Pengacara Lia Eden, karena Aku ingin memberi tanda perkabungan atas Kutukan-Ku yang sudah Kupersiapkan keadaannya dan akan terlaksana sesuai dengan keputusan pengadilan.
 
“Sungguh Kupentingkan isi eksepsi tim pengacara Lia Eden yang menghadapkan bahwa keyakinan itu tak bisa diadili, karena itu adalah kebenaran yang mendasar dan hak sejati setiap orang. Siapakah yang berhak menghalanginya? Demikian Kuperlihatkan Murka-Ku ketika eksepsi itu ditolak. Karenanya, bencana lumpur di Sidoarjo pun terjadi di bulan Mei 2006 itu juga.

“Demikian Kutandaskan bahwa kutukan banjir lumpur itu tertanda sebagai Pembalasan-Ku atas pengadilan terhadap Lia Eden dan Muhammad Abdul Rachman Eden yang mulia, yang telah Kunilai mengabaikan Firman-firman-Ku yang menjadi petunjuk keselamatan dan penguraian masalah-masalah umat yang pelik dan berat. Sungguh Kutukan-Ku itu amat berat dan hanya Malaikat Jibril yang Kupercaya mengatasi bencana itu.

“Keadaan yang berat ini takkan mengalami perubahan apa pun, kecuali menjadikan Lia Eden Ratu Kerajaan Eden di negeri ini. Dan Pemerintah Indonesia Kuwajibkan tunduk kepada Ruhul Kudus.

“Aku bersumpah mengadili siapa pun yang bersalah sebagai penyebab kehadiran Kutukan-Ku di Sidoarjo tersebut. Namun Aku pun bersumpah akan menggantikan kerugian para korban lumpur Sidoarjo dan akan mengangkat penderitaan mereka. Aku bertindak nyata, senyata menghadirkan uang ke dalam rekening mereka yang amat membutuhkannya.
 
“Kutandai mereka yang tak berdaya sama sekali dan yang perlu Kutolong dan Kutandai pula yang tak jujur dan menjadikan musibah itu sebagai peluang memperoleh investasi. Tiadalah Aku dapat tersalah dan dapat dikelabui. Jadilah seperti salah seorang korban bencana lumpur, yaitu Pak Waras yang jujur, yang tak mau mengambil uang yang bukan haknya. Sungguh akan Kulayangkan uang pengganti kerugian ke masing-masing orang yang berhak secara langsung, sebagaimana itu pernah Kulayangkan kepada Pak Waras. Sungguh Aku berhak mengambilkan uang untuknya dari uang milik siapa pun yang sedang Kuhakimi hartanya. Dia itu hanya sebagai tolok ukur, karena pada kejujurannya terdapat Kepastian-Ku memberinya uang pengganti.

“Sesungguhnya Kujamin penggantian atas harta benda mereka yang terendam lumpur. Akan tetapi, tak Kujamin orang-orang yang ingin menipu. Dan Aku Maha Tahu setiap persoalan dengan baik.

“Sungguh Kupedulikan penggantian kerugian dan penderitaan para korban luapan lumpur di Sidoarjo itu. Karena peristiwa tersebut adalah peristiwa besar yang terkait dengan kekualatan bangsa Indonesia yang tak mau mengakui Kerajaan Eden. Tak ada yang lebih pasti daripada kepastian Kerajaan-Ku dan Janji-Ku ini.”
 
< Prev   Next >
Donwload Sumpah Tuhan Yang Maha Kuasa
Download PDF