| Maret 2009 |
| Desember 2008 |
| Oktober 2008 |
| Mei 2008 |
| Risalah Sumpah Tuhan |
| Risalah Fatwa Mahkamah Tuhan |
| Risalah Surat Ruhul Kudus |
| Download Risalah |
| Surat Pengantar |
| Penghapusan Semua Agama |
| Surga |
| Neraka |
| God's Revelation |
| Holy Spirit's Letter |
| Risalah Sumpah Tuhan | |
|
Sumpah Tuhan atas Ratifikasi Ayat-ayat Suci Al Quran demi Penjelmaan Malaikat Jibril “Taatlah kepada-Ku, dan takutlah kepada Murka-Ku, karena Aku bersumpah atas Nama Kerajaan-Ku Eden yang maha agung. “Aku bersumpah dalam kesakralan yang maha keramat, bahwa Aku takkan membiarkan lagi Kerajaan-Ku tak diyakini, karena inilah Rahmat-Ku yang teragung dan berkelimpahan Rahmat-Ku.“Dan Aku bersumpah meresmikan penobatan Tahta Suci Kerajaan Eden yang Kumuliakan sejak saat ini, dan takkan ada kekuatan apa pun yang lebih kuat dan lebih berkuasa darinya di dunia ini. Kuaktifkan gerakan alam semesta menyertainya. “Oleh karena itu, semenjak penolakan kasasi Lia Eden oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia tertanggal 29 Januari 2007, maka telah tetap kekuatan hukum atas penzaliman dirinya. Dan itu berarti juga sudah sah dan valid penolakan atas Kerajaan Eden oleh Pemerintah Indonesia. “Karenanya, Kutetapkan pula penggenapan segala Kutukan-Ku atas Pemerintah dan Negeri Indonesia. Dan Aku bersumpah menghamburkan segala macam Kutukan-Ku atas pemerintah, bangsa dan negeri ini. Sebagaimana Aku menegaskan pula bahwa kerajaan iblislah yang Kubiarkan berkuasa atas negeri ini, sebagai Balasan-Ku terhadap penolakan Pemerintah Indonesia atas Kerajaan-Ku dan Surga Eden. Maka kejahatanlah yang mendominasi. “Bila Aku ingin meruntuhkan sebuah negeri, Kubangkitkan pergolakan kerusuhan di seluruh negeri yang menandai tiadanya kesanggupan Pemerintah Indonesia mengurusi bangsanya. Pengadilan massa itu adalah penghakiman secara menyeluruh. Massa dihakimi oleh ketidakadilan pejabat dan hukum, karena masyarakat pun tak kurang kesalahan dan dosa-dosanya dan yang kejahatannya pun bermacam-macam. Rakyat kecil sekalipun tak kurang dosa-dosanya. “Sementara itu, para pejabat digugat dan dihakimi massa karena keadilan hukum seringkali terganjal oleh pengaruh kekuasaan, sedangkan mereka tak kuasa dibendung melakukan korupsi dan menjual-belikan hukum dan keadilan dan tanda tangannya. Sungguh mereka itu Kucontohkan sebagai orang-orang yang angkara murka keserakahannya. Maka jadilah mereka itu saling menganiaya dan teraniaya oleh Ketentuan-Ku. “Kubiarkan semuanya saling menghakimi karena jenuh melihat kebenaran yang kumuh dan tak bisa terlihat lagi kesejatiannya. Ketidaktentraman akibat hukum tak dipatuhi dan dikelabukan telah menimpa semua orang dari segala lapisan. Demikian dengan sengaja Kugelorakan aksi unjuk rasa di mana-mana. “Bagaimana menggerakkan hati secara massal? Tentu karena ketidakadilanlah penyebabnya. Tapi Aku-lah yang menggerakkan hati mereka semua. Adakah mungkin kemarahan massa itu dapat disulut pada saat yang bersamaan di seluruh negeri? Padahal tujuan unjuk rasa mereka itu tak sama. Dan sesungguhnya, unjuk rasa-unjuk rasa itu tak terkoordinir dengan tujuan yang sama. Bak bangsa yang kebingungan mencari keadilan dan kebenaran namun tak bakal ditemuinya hingga bangsamu pun kehilangan akal. Seperti itulah bila iblis memporak-porandakan suatu negeri. “Apakah yang semacam itu tak membuatmu heran dan bertanya-tanya, mengapa tersanggupkan gejolak unjuk rasa itu bisa terjadi setiap hari di seluruh negeri? Kutukan-Ku atas pemerintah dan bangsa inilah yang menyebabkannya. “Bagaimana mempertunjukkan kerajaan iblis yang sedang berkuasa kalau bukannya melalui kerusuhan yang merata dan terjadi setiap hari? Siapa yang bisa menghalangi-Ku? Sungguh tak ada keselamatan atas Pengadilan-Ku ini bagi segala kewenangan yang telah mengadili Lia Eden dan Muhammad Abdul Rachman Eden dan yang telah menzaliminya. “Aku bersumpah demi Surga-Ku yang penuh rahmat dan Kerajaan-Ku yang mengadili, Aku mengangkat sebagian terbesar Rahmat-Ku atas pemerintah dan bangsa ini. Dan Aku mengadili segenap dosa-dosa. Sungguh ini pun adalah pensucian atas bangsa Indonesia. “Demi memperantarai Aku dengan umat manusia agar umat manusia dapat menjadi kudus dan kembali tentram, maka Kujelmakan secara nyata Malaikat Jibril di kalangan umat manusia. Dan demi rahmat keberadaan Kerajaan dan Surga-Ku, dan demi keberadaan Jibril di tengah kalangan manusia, Aku bersumpah membuka mukjizat penjelmaan Malaikat Jibril menjadi manusia yang serupa dengan Lia Eden, demi meratifikasikan Surat Al Israa ayat 95 dan Surat An Najm ayat 5 dan 6 serta Surat Maryam ayat 17. Dan itulah tandanya Lia Eden tak berdusta, dan sungguh Kerajaan Eden yang dideklarasikannya itu adalah Kerajaan-Ku yang sesungguh-sungguhnya.” Demi menempatkan keterangan atas Sumpah Tuhan yang tertera, maka kami lampirkan Kitab Suci Al Quran Surat Al Israa ayat 95, Surat An Najm ayat 5 dan 6 dan Surat Maryam ayat 17: Surat Al Israa ayat 95: Surat An Najm ayat 5 dan 6: 5. “yang mengajarinya (Jibril) yang sangat kuat, 6. yang mempunyai rupa yang bagus, lalu dia menjelma dengan sempurna,” Surat Maryam ayat 17: |
|
| < Prev | Next > |
|---|